Sabtu, 13 Oktober 2012

Sandi Pramuka


SANDI SANDI
SANDI ARAB
Kunci : dibaca secara terbalik/dari arah belakang
Contoh :  IRT  AYTAS  NAD  ASAD  AMRAD  AKUMARP
Artinya  :  TRI SATYA DAN DASA DARMA PRAMUKA

HURUF MORSE
E = .
T= -
A= .-
N=-.
K=-.-
R=.-.
L=.-..
Y=-.- -
W=.- -
C=-.-.
I = ..
M= - -
U= ..-
D=-..
X=-..-
P=.- -.
F=..-.
Q=- -.-
G=- -.
J=.- - -
S = …
O = - - -
V= …-
B=-…





Z=- -..
H= ….
KH = - - - -









Petunjuk Penggunaan :
1. Gambar di atas terbagi menjadi dua bagian, kanan, dan kiri.

2. Cara membacanya dari atas ke bawah.

3. Blok putih menunjukkan kode titik (  .  ) dan blok hitam kode strip (  -  ).

4. Contoh sebelah kiri: Jika isyarat menunjukan satu kali putih  sama dengan satu kali titik artinya huruf E.
Contoh lain : ( dibaca dari atas, ya ) putih-putih-putih-putih artinya 4 titik ( …. ) Berarti huruf H.

Contoh lagi : hitam-hitam-putih artinya 2 strip 1 titik- - . ) berarti huruf G

5. Ingat blok sebelah kiri selalu diawali dengan blok Titik ( Putih ) dan blok kanan selalu diawali dengan blok strip ( Hitam ).

TANDA-TANDA BACA
Titik     = ……
Titik koma = -.-.-.
Apostrophe = . - - - - .
Koma  = .-.-.-
Tanda Tanya = ..--..
Tanda Ucap  = . - . . - .
Titik berganda = ---…
Tanda seru = --.-.--
Garis pemisah = - .. - .

Tanda kurung = ---.-


TANDA-TANDA DINAS
Memanggil  = - . - . -
Keliru  = . . . . .
Mengerti = . . . - .
Tunggu         = . - . .
Tanda Pemisah = - . . . -
Tanda Penutup = . - . - .

SEMBOYAN DENGAN PELUIT
1. Berkumpul =  …….. seterusnya
8. Kepala Regu maju ke depan = .
15. hadap kiri = . -
2.Berpisah = - - - - - - - - - seterusnya
9. Lari = . - - .
16. Hadap Kanan = - .
3. Berbaris = . - ..
10. Bahaya = . - . - . - . - seterusnya
17. belok kiri = . . -
4. Bersiap (awas )= -
11. Tunggu = . - . . .
18. Belok kanan = - . .
5. Maju  = . .
12. Mengerti = . . . - .
19. Istirahat di tempat =
6. Berhenti = .
13. Lencang kanan = - . -
             . - -
7. Balik Kanan = . . .
14. Berhitung = . . . .


SANDI PAKU
Kunci :  T  = TITIK       T = GARIS        - = Garis pemisah huruf
Contoh :  … / .. / .- / --. /.-   sandinya = TTT – TT – TT- TTT – TT   Artinya  :  S I A G A
SANDI RUMPUT
Kunci :        = TITIK           = GARIS         = Garis pemisah huruf
Contoh :  … / .. / .- / --.  / .-   sandinya =    Artinya  :  S I A G A

SANDI CACING
Kunci :        = TITIK           = GARIS         = Garis pemisah huruf
Contoh :  … / .. / .- / --.  / .-   sandinya =  Artinya  :  S I A G A

SANDI CACING
Kunci :   huruf vocal abjad = TITIK   huruf konsonan = GARIS    +  = Garis pemisah Contoh :  … / .. / .- / --.  / .-   sandinya = O3 + A2 +Ar + H2O + Ar     Artinya  :  S I A G A

SANDI TANDA GARIS
Kunci :   + = TITIK      # = GARIS       /  = Garis pemisah
Contoh :  … / .. / .- / --.  / .-   sandinya = ++ + / ++ / +# / ##+ / +#    Artinya  :  S I A G A

SANDI ANGKA
Kunci :   P = 15 ATAU   A = 0 ( DAPAT DIRUBAH )
Contoh :  18.8.0.6.0   Artinya  :  S I A G A   sandinya :

A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K
L
M
N
O
P
Q
  0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

R
S
T
U
V
W
X
Y
Z
  17
18
19
20
21
22
23
24
25









SANDI ANGKA BERGANDA
Kuncinya :  A = 1 = 27     M = 13 = 39   CONTOH : 19.35.1.33.27 = Artinya : SIAGA

A = 1 = 27
G = 7 = 33
M = 13 = 39
S = 19 = 45
Y = 25 = 51
B = 2 = 28
H = 8 = 34
N = 14 = 40
T = 20 = 46
Z = 26 = 51
C = 3 = 29
I = 9 = 35
O = 15 = 41
U = 21 = 47

D = 4 = 30
J = 10 = 36
P = 16 = 42
V = 22 = 48

E = 5 =  31
K = 11 = 37
Q = 17 = 43
W = 23 = 49

F = 6 = 32
L = 12 = 38
R = 18 = 44
X = 24 = 50

Kamis, 11 Oktober 2012

Tata Upacara di Satuan Penggalang


UPACARA DI SATUAN PRAMUKA PENGGALANG

1.      Macam upacara di Pasukan Penggalang
Macam upacara di Pasukan Penggalang meliputi :
a. Upacara Pembukaan Latihan
b. Upacara Penutupan Latihan
c. Upacara Pelantikan
d. Upacara Kenaikan Tingkat
e. Upacara Pemberian Tanda Kecakapan Khusus
 f. Upacara Pindah ke Golongan Penggalang.

2.      Upacara Pembukaan Latihan Pasukan Penggalang
Upacara Pembukaan Latihan Pasukan Penggalang adalah sebagai berikut :
a.     Pemeriksaan kebersihan dan kerapihan anggota oleh Pratama.
b.    Regu petugas menyiapkan perlengkapan upacara
c.     Pratama mengumpulkan anggotanya untuk membentuk angkare di hadapan tiang bendera.
d.    Pratama mencek petugas-petugas upacara, sesudah beres lalu menjemput Pembina Penggalang.
e.     Pembina Upacara (Pembina Penggalang) mengambil tempat di hadapan pasukan, para Pembantu Pembina berada di belakang Pembina Upacara (Pembina Penggalang) dalam bentuk bersaf.
f.     Sesudah memimpin penghormatan, Pratama menyerahkan pasukan kepada Pembina Upacara (Pembina Penggalang) kemudian kembali ke regunya.
g.    Pengibaran Sang Merah Putih oleh petugas.
h.     Pembina Upacara (Pembina Penggalang) membaca Pancasila ditirukan oleh anggota pasukan.
i.      Pembacaan Dasaidarma.
j.      Kata pengantar Pembina Upacara (Pembina Penggalang) tentang tema latihan dan sebagainya.
k.     Pembina Upacara (Pembina Penggalang) memimpin doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
l.      Pasukan diserahkan kepada Pratama untuk melanjutkan acara.
m.   Pratama memimpin penghormatan pasukan kepada Pembina Upacara (Pembina Penggalang).
n.     1) Pembina Upacara (Pembina Penggalang) mengucapkan terimakasih kepada para pembantunya terus siap melaksanakan latihan.
2).Pratama membubarkan barisan, terus siap mengikuti kegiatan latihan.

3.      Upacara Penutupan Latihan Pasukan Penggalang
Jalannya Upacara Penutupan Latihan Peasukan Penggalang adalah sebagai berikut :
a.     Kerapihan setiap anggota.
b.    Pratama memanggil anggota pasukan untuk membentuk formasi angkare menghadap bendera.
c.     Pembina Penggalang dijemput Pratama kemudian mengambil tempat di hadapan pasukan diikuti oleh para Pembantu Pembina.
d.    Sesudah mempimpin penghormatan Pratama menyerahkan pasukan kepada Pembina Upacara, kemudian kembali ke regunya.
e.     Petugas bendera menurunkan Sang Merah Putih untuk disimpan, Pembina Upacara memimpin penghormatannya.
f.     Pengumuman tentang regu petugas upacara untuk latihan yang akan datang, dilanjutkan dengan penyerahan pasukan kepada Pratama.
g.    Pembina Upacara memimpin berdoa.
h.      1)     Pratama maju satu langkah lalu memimpin penghormatan kepada Pembina
       Upacara kemudian membubarkan barisan.
1)      Pembina Penggalang mengucapkan terimakasih kepada para pembantunya terus  bubar.

4.      Upacara Pelantikan Calon Penggalang menjadi Penggalang Ramu
Upacara Pelantikan Calon Penggalang menjadi Penggalang Ramu dilaksanakan sebagai berikut :
a.     Setelah acara berdoa Calon Penggalang yang akan dilantik diantar oleh Pemimpin Regunya ke hadapan Pembina Penggalang kemudian pengantar kembali ke regunya.
b.    Penggalang yang sudah dilantik maju satu langkah.
c.     Tanya jawab tentang Syarat Kecakapan Umum Penggalang Ramu antara Pembina Penggalang dan calon yang akan dilantik.
d.    Calon yang akan dilantik berdoa diikuti anggota pasukan dipimpin oleh Pembina Penggalang.
e.     Sang Merah Putih dibawa petugas ke sebelah kanan depan dari Pembina Penggalang. Waktu Sang Merah Putih masuk ke tempat upacara anggota pasukan menghormat dipimpin oleh Pratama.
f.    1) Calon secara sukarela mengucapkan janji Trisatya dengan tangan kanannya  memegang ujung Sang Merah Putih ditempelkan di dada kiri tepat dengan jantungnya.
2) Pada waktu ucapan janji anggota pasukan menghormat dipimpin oleh Pratama.
g.    Penyematan tanda-tanda disertai nasehat dari Pembina Penggalang.
h.     Pratama maju satu langkah lalu memimpin penghormatan kepada Penggalang yang baru dilantik, diteruskan pemberian ucapan selamat dari anggota pasukan.
i.      Pemimpin regu menjemput anggotanya yang baru dilantik.
j.      Pembina menyerahkan pasukan kepada Pratama untuk meneruskan acara latihan.
k.     Pratama memimpin penghormatan pasukan kepada Pembina Penggalang, kemudian membubarkan barisan.

5.      Upacara Kenaikan Tingkat dari Penggalang Ramu ke Penggalang Rakit atau dari Penggalang Rakit ke Penggalang Terap
Upacara Kenaikan Tingkat dari Penggalang Ramu ke Penggalang Rakit atau dari Penggalang Rakit ke Penggalang Terap dilaksanakan sebagai berikut :
a.     Dilakukan serangkai dengan Upacara Pembukaan Latihan.
b.    Penggalang yang akan naik tingkat mengambil tempat berhadapan dengan Pembina Penggalang.
c.     Penggalang Rakit dan atau Penggalang Terap maju selangkah.
d.    Tanya jawab tentang syarat kecakapan umum yang telah diselesaikan, antara Pembina dan Penggalang yang akan naik tingkat.
e.     Petugas bendera membawa Sang Merah Putih ke sebelah kanan depan dari Pembina Penggalang. Waktu Sang Merah Putih memasuki tempat upacara anggota pasukan menghormat dipimpin Pratama atau petugas.
f.     1) Penggalang yang akan naik tingkat mengulang ucapan janji Trisatya dituntun Pembina Penggalang dengan tangan kanannya  memegang ujung Sang Merah Putih ditempelkan di dada kiri tepat dengan jantungnya.
2).Pada waktu Trisatya diucapkan, anggota pasukan memberi hormat dipimpin oleh Pratama atau petugas.
g.    Pelepasan tanda kecakapan umum lama dan penyematan tanda kecakapan umum baru, diiringi nasehat pembina.
h.     Penghormatan pasukan kepada Penggalang yang baru naik tingkat dipimpin Pratama atau petugas, dilanjutkan pemberian selamat dari anggota pasukan, kemudian kembali ke tempat masing-masing termasuk Penggalang yang naik tingkat.
i.      Pembina Penggalang memimpin berdoa sesuai denganagama dan kepercayaan masing-masing.
j.      Pembina Upacara (Pembina Penggalang) menyerahkan pasukan kepada Pratama untuk meneruskan acara latihan.
k.     Pratama maju satu langkah lalu memimpin penghormatan pasukan kepada Pembina Upacara (Pembina Penggalang) kemudian membubarkan barisan.
l.      Pembina Penggalang mengucapklan terimakasih kepada para pembantunya diteruskan dengan acara latihan.

6.     Upacara Pemberian Tanda Kecakapan Khusus kepada Pramuka Penggalang
Kepada Penggalang yang telah memenuhi syarat kecakapan khusus dalam rangkaian Upacara Pembukaan Latihan dengan cara sebagai berikut :
a. Penggalang yang akan menerima tanda kecakapan khusus mengambil tempat berhadapan dengan Pembina Upacara (Pembina Penggalang).
b. Para Penggalang yang telah memiliki anda kecakapan khusus maju satu langkah.
c Tanya jawab tentang syarat kecakapan khusus antara Pembina Penggalang dengan Penggalang yang akan menerima tanda itu.
d Penyematan tanda kecakapan khusus oleh Pembina Upacara (Pembina Penggalang) disertai nasehat seperlunya dan pemberian surat keterangan.
e  Pratama atau petugas memimpin penghormatan kepada Penggalang yang menerima tanda kecakapan khusus, dilanjutkan dengan pemberian selamat oleh anggota pasukan, kemudian semua kembali ketempat.
 f. Pembina Upacara (Pembina Penggalang) menyerahkan Pasukan kepada Pratama untuk meneruskan acara.
g. 1) Pratama maju satu langkah lalu memimpin penghormatan kepada Pembina Upacara.
2) Pembina Penggalang mengucapkan terimakasih kepada para pembantunya dilanjutkan dengan acara latihan.
3) Pratama membubarkan barisan.

7.      Upacara Pindah ke Golongan Penggalang
Bagi Pramuka Penggalang yang telah berumur 16 tahun dan harus dipindahkan ke golongan Pramuka Penegak dengan tata cara sebagai berikut :
a.     Di laksanakan dalam rangkaian Upacara Pembukaan Latihan Pasukan Penggalang dan Upacara Pembukaan Latihan Ambalan Penegak.
b.    Penggalang yang akan pindah golongan mengambil tempat berhadapan dengan Pembina Upacara (Pembina Penggalang).
c.     Nasehat dan penjelasan Pembina Upacara (Pembina Penggalang) bahwa kepindahannya bukan karena kecakapannya, melainkan karena usia dan perkembangan jiwanya
d.    Penggalang yang akan pindah golongan minta diri kepada anggota pasukannya.
e.     Pembina Upacara (Pembina Penggalang) mengantar Penggalang yang bersangkutan ke Ambalan Penegak.
f.     Serah terima anggota antara Pembina Penggalang dan Pembina Penegak.
g.    Pembina Penggalang kembali ke pasukan untuk melanjutkan acara latihannya.
h.     Acara penerimaan anggota di ambalan disesuaikan dengan adat yang berlaku di ambalan itu.
i.      Anggota baru diserahkan kepada sangga yang akan menerimanya.
j.      Pembina Penegak menyerahkan kembali ambalan kepada Pradana untuk meneruskan acara latihannya.